Kepala Kantor Pertanahan (Kantah/BPN) Kota Depok Indra Gunawan menjadi keynote speech dalam pelatihan jurnalistik di Bandung, Jawa Barat. Dok: BPN Depok

BANDUNG – Kepala Kantor Pertanahan (Kantah/BPN) Kota Depok Indra Gunawan menjadi keynote speech dalam pelatihan jurnalistik di Bandung, Jawa Barat.

Pada kesempatan itu Indra meminta informasi berita dari tiap kantah disajikan dengan menarik.

“Jangan takut menyampaikan informasi atau rilis dari Kantah masing-masing. Ayo publis berita pada kanal masing-masing. Sajikan semenarik mungkin,” kata mantan Kepala Bagian Pemberitaan dan Hubungan Antar Lembaga Kementerian ATR/BPN Periode 2020-2022 itu, Selasa (1/8/2023).

Dengan bahasa lunak dan mudah dicerna, kata dia, BPN bisa memberi edukasi masyarakat.

“Manfaatnya agar terbangun perspektif publik,” ujar Kepala BPN Kota Depok itu.

Indra menyinggung tudingan yang kerap diberikan kepada kepala pertanahan, agar mampu di klarifikasi oleh rekan-rekan humas Kementerian ATR/BPN.

“Ya, harus dijelaskan dengan jernih, tervalidasi. Saya juga begitu, saat akan memainkan konten yang sedikit ‘bergelombang’ sering disentil pimpinan. Wah itu biasa,” imbuhnya.

Menurut Indra, dengan memberikan penjelasan terhadap sudut pandang positif secara detail akan memberikan informasi yang jelas kepada masyarakat.

“Bukannya ngajarin pimpinan ya, tapi memberikan penjelasan. Kalau pesannya sampai, tentu bermanfaat untuk citra kantah masing-masing. Dengan demikian pesan itu sampai ke masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Tata Usaha, Kanwil BPN Jawa Barat Epha Mariana mengatakan pelatihan jurnalistik kali ini bermanfaat bagi setiap kantah dalam menyajikan informasi yang dibuat.

“Terus terang saya senang sekali dengan kegiatan ini. Saya berterima kasih, seharusnya inisiatif ada di kami, yang pasti ini adalah awal yang baik,” ujar Epha Mariana.

Ditambahkan Epha, kekuatan pesan dari informasi yang disajikan masing-masing kantah, akan meningkatkan kepercayaan publik sejalan dengan UU No 32 Tahun 2021 tentang Layanan Publik.

“Terima kasih, Pak Indra dan pemateri lainnya. Sharing ilmu hari ini menambah wawasan dan semangat kita membangun citra BPN untuk menyampaikan informasi,” imbuhnya.

BPN sambung Epha Mariana, sudah memiliki pedoman, termasuk penguatan strategi, edukasi dan kali ini dari sisi jurnalistik.

Membangun narasi, memiliki skil mengemas berita positif dan memberi edukasi termasuk mampu meng-counter isu sangat kita butuhkan di setiap Kantah.

“Adanya deviasi data atau isu negatif bisa kita selesaikan. Nanti akan kita tularkan agar kita memiliki ilmu jurnalistik yang baik,” pungkas dia.

Jurnalis: Agung Nugroho