Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung Nugraha. Dok: IP/Dewo

BANDUNG – Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Bandung Nugraha mengatakan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap ( PTSL ) di Kota Bandung pada tahun 2022 menjadi yang pertama menyelesaikan target.

Dia menuturkan bahwa BPN Kota Bandung menargetkan sebanyak 2.200 sertifikat tanah selesai dan menjadi kantor pertanahan yang pertama menyelesaikan targetnya di tahun 2022.

“Kalau tahun kemarin  kita menargetkan 2.200, dan kita merupakan kantor pertanahan yang selesai pertama kali tahun 2022.” kata dia kepada Indonesiaparlemen.com di Kantor Mall Pelayanan Publik Kota Bandung, Selasa (4/7/2023).

Dia mengatakan untuk tahun ini BPN Kota Bandung menargetkan 1.000 sertifikat selesai melalui program PTSL.

“Dikarenakan ada automatic adjustment, untuk tahun ini kita menargetkan untuk PTSL 1.000 sertifikat disesuaikan dengan anggaran yang ada, tapi saat ini untuk sudah mencapai 50 persen lebih berjalan,” ucap dia.

Selain pencapaian program PTSL di Kota Bandung, BPN Kota Bandung juga membuka pelayanan di akhir pekan untuk mempermudah masyarakat yang hanya mempunyai waktu di hari Sabtu dan Minggu untuk pengurusan sertifikat sendiri.

“Untuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan sertifikat yang memang mempunyai waktu weekend kita Kantor Pertanahan Kota Bandung ada program itu jadi kami tetap buka melayani masyarakat,” jelas dia.

Nugraha menyarankan masyarakat bisa mendatangi Mall Pelayanan Publik yang terkendala jarak jika harus mendatangi BPN Kota Bandung.

“Untuk masyarakat Kota Bandung yang ingin melakukan pengurusan sertifikat dan rumahnya atau lokasi tempat tinggalnya jauh, kita buka gerai di Mall Pelayanan Publik untuk memudahkan masyarakat mendapatkan informasi dan pelayanan terkait pertanahan,” terang dia.

Nugraha berharap, dengan program-program prioritas Kantor Pertanahan Kota Bandung bisa masuk dalam 5 besar Se-Jawabarat.

“Dengan 7 program prioritas, Kantor Pertanahan Kota Bandung masuk dalam 5 Besar Se-Jawa Barat.” pungkasnya.

Jurnalis: Dewo