BEKASI – Isma Yani mengundurkan diri dari Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) TONs di Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Manih Selaku ibu dari Isma membenarkan perihal pengunduran diri anaknya dari SMK TONs.

Sebelumnya, diketahui Isma duduk dikelas 11 MM SMK TONs Mengajukan surat pengunduran diri lantaran mengaku malu karena belum melunasi beberapa kewajibannya disekolah.

“Salah satu alasannya karena dia malu dengan temannya karena ada biaya yang belum dilunasi,” manih kata Manih, Kepada Indonesia Parlemen, Kamis (29/7/2021).

Dia mengatakan alasan itu yang membuat Isma malu untuk melanjutkan sekolah.

Ditemui ditempat terpisah, Kepala sekolah SMK TONs, Anggi membenarkan surat pengunduran diri dari siswi tersebut. Namun Anggi menyanggah jika alasan pengunduran Isma Karena alasan biaya.

Menurut Anggi, berdasarkan laporan dari wali kelas siswi tersebut belum memenuhi persyaratan dalam nilai mata pelajaran yang diberikan pihak sekolah.

“Jadi beberapa kali wali kelas sudah berkunjung kerumahnya Isma dan menemui orangtuanya,” kata Anggi kepada Indonesia Parlemen, Kamis (29/7/2021).

“Tugas ga mengerjakan, absen aja tidak pernah, nomor dihubungi tidak aktif. Setelah dikunjungi kerumahnya ternyata ganti nomor dan tidak info ke sekolah,” ungkap Anggi.

Anggi melanjutkan, Isma juga tidak mengikuti ulangan semester, sehingga ada beberapa nilainya yang kosong.

“Kalau bapak ingin bukti kami semua ada bukti nya,” kata, Anggi.

Anggi berujar, kalau Risma masih ingin bersekolah, pihak SMK TONs akan memberi kesempatan. Namun sayang, upaya pihak sekolah kurang mendapat respon dari pihak siswa.

“Kalau Isma ingin merubah aja kita bisa kasih kesempatan, cuma dari kemarin keinginan Isma bersekolah kurang, kita belum mengeluarkan Isma dari dapodik sekolah,” pungkas Anggi.

Reporter: Dirham

Editor: Angie