<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>kabupatenpekalongan &#8211; Daerah</title>
	<atom:link href="https://daerah.indonesiaparlemen.com/tag/kabupatenpekalongan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://daerah.indonesiaparlemen.com</link>
	<description>Menguak Realita dan Fakta</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 May 2022 11:19:10 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	

<image>
	<url>https://daerah.indonesiaparlemen.com/wp-content/uploads/2021/04/cropped-jjjjjj-2-32x32.png</url>
	<title>kabupatenpekalongan &#8211; Daerah</title>
	<link>https://daerah.indonesiaparlemen.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Antusiasme Warga Pekalongan Ikuti Tradisi Syawalan Gunungan Megono</title>
		<link>https://daerah.indonesiaparlemen.com/2022/05/10/antusiasme-warga-pekalongan-ikuti-tradisi-syawalan-gunungan-megono/</link>
					<comments>https://daerah.indonesiaparlemen.com/2022/05/10/antusiasme-warga-pekalongan-ikuti-tradisi-syawalan-gunungan-megono/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 10 May 2022 11:18:55 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[gunungan]]></category>
		<category><![CDATA[kabupatenpekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[syawalan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.indonesiaparlemen.com/2022/05/10/antusiasme-warga-pekalongan-ikuti-tradisi-syawalan-gunungan-megono/</guid>

					<description><![CDATA[PEKALONGAN – Tradisi syawalan Gunungan Megono di Kabupaten Pekalongan kembali digelar pada hari Senin (9/5/2022) di obyek wisata Linggoasri. Tradisi yang rutin digelar setelah sepekan lebaran idul fitri ini diawali kirab gunungan megono dan gunungan hasil bumi dari 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Perlu diketahui bahwa, tradisi Gunungan Megono di Kabupaten Pekalongan sempat vakum selama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_56817" aria-describedby="caption-attachment-56817" style="width: 1280px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-56817 size-full" src="https://indonesiaparlemen.com/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-09-at-20.00.52.jpeg" alt="" width="1280" height="853" srcset="https://daerah.indonesiaparlemen.com/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-09-at-20.00.52.jpeg 1280w, https://daerah.indonesiaparlemen.com/wp-content/uploads/2022/05/WhatsApp-Image-2022-05-09-at-20.00.52-768x512.jpeg 768w" sizes="(max-width: 1280px) 100vw, 1280px" /><figcaption id="caption-attachment-56817" class="wp-caption-text">Tradisi syawalan Gunungan Megono di Kabupaten Pekalongan kembali digelar pada hari Senin (9/5/2022) di obyek wisata Linggoasri.</figcaption></figure>
<p>PEKALONGAN – Tradisi syawalan Gunungan Megono di Kabupaten Pekalongan kembali digelar pada hari Senin (9/5/2022) di obyek wisata Linggoasri.</p>
<p>Tradisi yang rutin digelar setelah sepekan lebaran idul fitri ini diawali kirab gunungan megono dan gunungan hasil bumi dari 19 kecamatan di Kabupaten Pekalongan. Perlu diketahui bahwa, tradisi Gunungan Megono di Kabupaten Pekalongan sempat vakum selama dua tahun karena adanya pandemi Covid-19.</p>
<p>Kini, setelah ada pelonggaran kegiatan masyarakat, tradisi ini digelar lagi. Pemerintah Kabupaten Pekalongan menggelar tradisi Gunungan Megono dan sedekah hasil bumi yang bertepatan dengan perayaan Syawalan.</p>
<p>Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria bersama Bupati Pekalongan dan Forkopimda serta masyarakat Kabupaten Pekalongan untuk menyaksikan prosesi acara tersebut.</p>
<p>Acara dimulai dengan kirab gunungan megono dan gunungan hasil bumi. Kemudian, dilanjutkan dengam upacara pembukaan acara syawalan serta penampilan kesenian tradisional khas Kota Santri.</p>
<p>Gerebek gunungan megono dan gunungan hasil bumi diperebutkan setelah pemotongan tumpeng megono oleh Bupati Fadia Arafiq.</p>
<p>“Alhamdulillah kita hari ini, hari yang kita tunggu setelah dua ahun libur. Dua tahun tidak ada acara megononan, tidak ada acara syawalan di Linggoasri, akhirnya tahun ini saya meminta untuk dibuat acara syawalan di Linggoasri,” kata Fadia Arafiq.</p>
<p>Dia mengungkapkan, bahwa acara tersebut digelar atas pertimbangan masyarakat Kabupaten Pekalongan banyak yang sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19.</p>
<p>“Kami berani membuat acara syawalan ini karena masyarakat Kabupaten Pekalongan banyak yang sudah mendapatkan vaksin,” ujar Fadia</p>
<p>Selain itu, Bupati menyampaikan bahwa Pemkab juga mempertimbangkan perkembangan kasus Covid-19 yang tetap stabil di Kabupaten Pekalongan selama mudik kemarin.</p>
<p>“Kenapa kita berani mengadakan syawalan karena memang dari Bapak Presiden juga sudah memperbolehkan mudik dan setelah mudikpun kami cek situasi COVID-19 di Kabupaten Pekalongan ini alhamdulillah aman dan kondusif sehingga kami berani mengadakan syawalan di tahun ini,” ucap Fadia kepada wartawan.</p>
<p>Meskipun demikian, Bupati mengimbau kepada masyarakat yang hadir di Linggoasri agar tetap tertib melaksanakan protokol kesehatan selama mengikuti acara yang berlangsung. Bagi masyarakat yang belum vaksinasi pemkab juga menyediakan layanan vaksinasi gratis.</p>
<p>Sementara itu, mengantisipasi kegiatan tersebut, Kepolisian Resor Pekalongan menerjunkan personilnya dalam melaksanakan pengamanan tradisi Gunungan Megono.</p>
<p>“Ratusan personil kita terjunkan guna pengamanan tradisi Gunungan Megono. Dan dalam pelaksanaanya, personil tetap bersikap humanis,” kata Kapolres AKBP Arif Fajar Satria.</p>
<p>Jurnalis: Ojan</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://daerah.indonesiaparlemen.com/2022/05/10/antusiasme-warga-pekalongan-ikuti-tradisi-syawalan-gunungan-megono/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pantau Penyaluran Bansos, Bupati Pekalongan Terjunkan Tim Independen</title>
		<link>https://daerah.indonesiaparlemen.com/2021/08/05/pantau-penyaluran-bansos-bupati-pekalongan-terjunkan-tim-independen/</link>
					<comments>https://daerah.indonesiaparlemen.com/2021/08/05/pantau-penyaluran-bansos-bupati-pekalongan-terjunkan-tim-independen/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 05 Aug 2021 12:14:10 +0000</pubDate>
				
		<category><![CDATA[bupatipekalongan]]></category>
		<category><![CDATA[fadiaarafiq]]></category>
		<category><![CDATA[kabupatenpekalongan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://daerah.indonesiaparlemen.com/2021/08/05/pantau-penyaluran-bansos-bupati-pekalongan-terjunkan-tim-independen/</guid>

					<description><![CDATA[PEKALONGAN &#8211; Di tengah pandemi Covid-19 ini, tidak dipungkiri bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan kembali meningkat. Untuk itu, kini selain fokus memulihkan kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) juga tengah fokus untuk menurunkan angka kemiskinan dengan berupaya memulihkan perekonomian di tengah masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan oleh pemkab adalah dengan melakukan Pembinaan Kepala Desa untuk [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_50404" aria-describedby="caption-attachment-50404" style="width: 611px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-50404 size-full" src="https://indonesiaparlemen.com/wp-content/uploads/2021/08/WhatsApp-Image-2021-08-04-at-18.19.00.jpeg" alt="" width="611" height="680" /><figcaption id="caption-attachment-50404" class="wp-caption-text">Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, saat menyerahkan Bansos kepada warga</figcaption></figure>
<p>PEKALONGAN &#8211; Di tengah pandemi Covid-19 ini, tidak dipungkiri bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Pekalongan kembali meningkat. Untuk itu, kini selain fokus memulihkan kesehatan masyarakat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) juga tengah fokus untuk menurunkan angka kemiskinan dengan berupaya memulihkan perekonomian di tengah masyarakat.</p>
<p>Salah satu langkah yang dilakukan oleh pemkab adalah dengan melakukan Pembinaan Kepala Desa untuk menyelaraskan program pemerintah daerah dengan pemerintah desa, supaya pembangunan di Kabupaten Pekalongan dapat dilakukan dengan lebih baik lagi di tengah situasi pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.</p>
<p>‘’Kita kumpulkan para kepala desa yang ada di Kecamatan Kesesi ini, karena nanti saya sudah meminta kepada Pak Totok untuk membuat acara dimana saya akan turun di setiap desa se Kabupaten Pekalongan karena saya akan mendengar langsung masukan-masukan dari tokoh masyarakat tentang kekurangan-kekurangan di desanya yang bisa saya bantu,’’ kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq, saat melakukan pembinaan para Kepala Desa se-Kecamatan Kesesi di Desa Windurejo, Kesesi yang dilaksankan pada siang ini, Rabu (4/8/2021)</p>
<p>Karena menurutnya, untuk mewujudkan Kabupaten Pekalongan yang maju, sejahtera, adil dan merata sesuai visi misinya itu, dibutuhkan kerjasama atau sinergitas antar pimpinan mulai dari tingkat desa sampai ke tingkat pemerintah daerah.</p>
<p>Untuk itu, Fadia berharap para kepala desa bisa benar-benar ikut ambil bagian untuk bersama-sama dengan pemkab mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat dan bangkit dari keterpurukan yang disebabkan oleh pandemi Covid-19.</p>
<p>‘’Membangun Kabupaten Pekalongan harus cepat, dan juga jangan lupa harus transparansi.<br />
Karena kita harus benar-benar melayani masyarakat dengan baik. Karena pengawasan eksternal dari masyarakat sekarang sudah sangat mudah dilakukan,’’ ungkap Fadia.</p>
<p>Selain itu, Fadia juga menyinggung masalah penyaluran bantuan sosial yang ada di masing-masing desa. Ia mengatakan bahwa kepala desa harus benar-benar adil dalam menyalurkan bantuan sosial, apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini banyak bantuan sosial yang turun dari pemerintah pusat. Untuk itu Ia berharap kepala desa dapat benar-benar amanah dalam menyalurkan bantuan yaitu diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.</p>
<p>‘’Pada masa pandemi banyak bantuan yang turun dari pusat, untuk itu harus kita manfaatkan untuk mengecek data lagi yang benar-benar membutuhkanlah yang harus mendapatkan,’’ tuturnya.</p>
<p>Fadia menambahkan, untuk menjamin penyaluran bantuan sosial (bansos) dari pusat dapat tepat sasaran, pihaknya akan segera menurunkan tim independen yang akan Ia kerahkan utnuk melakukan pengecekan secara langsung ke masing-masing desa, untuk mendata masyarakat yang benar-benar seharusnya layak mendapat bantuan sosial, sehingga tidak salah sasaran.</p>
<p>‘’ Jadi bantuan harus disalurkan sesuai dengan yang benar-benar membutuhkan. Karena saya akan menurunkan tim independen mungkin dari mahasiswa yang nanti akan mengecek langsung ke desa-desa supaya bapak/ibu tidak disalahkan apabila ada yang tidak dapat bantuan,’’ pungkasnya.</p>
<p>Dalam kesempatan kegiatan pembinaan Kades se Kecamatan Kesesi tersebut, Bupati Pekalongan juga menyerahkan bantuan sembako kepada 40 warga miskin desa setempat yang tidak tercover oleh bansos lainnya. Disamping itu juga menyerahkan bantuan hibah kepada masjid dan musholla.</p>
<p>Reporter: Ojan</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://daerah.indonesiaparlemen.com/2021/08/05/pantau-penyaluran-bansos-bupati-pekalongan-terjunkan-tim-independen/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
